Showing posts with label teknologi. Show all posts
Showing posts with label teknologi. Show all posts

Thursday, January 13, 2011

Teknologi Charger Wireless dari Fujitsu

Fujitsu tengah mengembangkan sebuah teknologi charging tanpa kabel. Dengan teknologi ini, proses charging atau pengisian baterai diklaim bisa 150 kali lebih cepat dari biasanya.

Teknologi charger wireless besutan Fujitsu ini memanfaatkan sebuah metode yang disebut resonansi magnetik. Tak seperti metode induksi elektromagnetik kebanyakan, metode ini nantinya tak akan lagi mengharuskan adanya keselarasan antara power transmitter dan receiver.

Keunggulan yang ditawarkan oleh Fujitsu lewat teknologi ini adalah kemampuan
melakukan proses charging ke beberapa perangkat sekaligus lewat sebuah transmitter tunggal. Selain itu, teknologi wireless charging ini diklaim mampu mengisi ulang baterai sebuah perangkat dalam jarak beberapa meter.

Laboratorium Fujitsu mengembangkan teknologi yang bisa mempersingkat waktu charging, mengembangkan sistem charging lewat metode resonansi magnetik.

Metode resonansi magnetik yang dipakai Fujitsu pada teknologi wireless charging ini memanfaatkan koil dan kapasitor sebagai resonator. Resonator inilah yang nantinya mampu mentransmisikan energi listrik dalam jarak beberapa meter.

Teknologi yang diklaim 85 persen lebih efisien ini rencananya akan dipasarkan mulai tahun 2012. Perangkat pertama yang menikmati teknologi ini kemungkinan besar adalah ponsel. Selain itu, nantinya Fujitsu juga berencana memanfaatkan teknologi ini untuk mengisi ulang baterai perangkat berukuran besar seperti mobil elektrik.

Semoga teknologi tersebut cepat terealisasi.

Monday, September 20, 2010

Menurunnya Penggunaan Netbook

Netbook adalah sebuah perangkat alternatif pengganti PC Desktop dan Notebook (Laptop) meski tidak bisa menggantikan secara sepenuhnya karena banyak sekali keterbatasan kemampuan yang dimiliki.

Pada masa resesi dunia 2009, pasar PC (personal computer) global terbebas dari pertumbuhan negatif karena konsumen agresif membeli netbook. Hal ini karena netbook adalah platform PC yang berharga paling terjangkau, kendati memiliki fungsi sangat terbatas.

Pada awal tahun 2010 pangsa pasar netbook mulai melemah karena netbook tidak mampu berkompetisi dengan notebook, dan komputer tablet seperti iPad produksi Apple Inc.

Menurut firma riset Gartner Inc, pangsa netbook di pasar PC global telah melemah sejak kuartal pertama (Januari-Maret) 2010, sehingga pada kuartal kedua (April-Juni) 2010 hanya tersisa kurang dari 18 persen. Padahal, Gartner Inc menegaskan, pada 2009 netbook mampu menguasai pangsa pasar global hampir 20 persen. Gartner Inc juga menyebutkan pangsa pasar global netbook akan terus melemah hingga 2014 sehingga hanya tersisa sekitar 10 persen.

Saat kondisi perekonomian membaik dan saat konsumen lebih leluasa berbelanja, maka konsumen pun lebih memilih membeli notebook, atau pun komputer tablet.

Hal yang dihindari konsumen terhadap netbook:
  • Pertama, konsumen mulai menyadari limitasi netbook.
  • Kedua, harga netbook menjadi tidak jauh berbeda daripada notebook karena para produsen notebook agresif memangkas harga.
Tahun 2007 adalah kelahiran netbook. Selanjutnya, netbook berjaya pada 2008 dan 2009. Namun demikian, pada 2010 daya saing netbook mulai melemah karena harga notebook menjadi semakin terjangkau dan mulai populernya penggunaan PC Tablet. menurut banyak pengamat, konsumen membeli netbook karena belum tentu menyukai platform tersebut, tetapi karena terpaksa. Ada juga yang karena ikut-ikutan trend atau memang senang lebih ringkas.

Tahun 2010 PC tablet mulai makin populer, hal ini diawali oleh lahirnya iPad, dengan demikian iPad akan tetap mendominasi pasar global tablet paling tidak hingga 2011. Setelah itu, iPad akan menghadapi kompetisi semakin ketat karena pesaing menjadi semakin banyak.

Semoga dapat menjadi referensi dan bermanfaat.

Wednesday, September 8, 2010

3D TV dengan Lensa Lenticular

Teknologi 3D selalu diidentikkan dengan kacamata 3D untuk menontonnya. Tapi di masa mendatang kacamata 3D sepertinya akan ditinggalkan oleh produsen 3D TV. Vestel, pembuat TV terbesar di Eropa baru-baru ini memamerkan 3D TV dengan layar 46 inci lensa lenticular, yang memungkinkan kita menontonnya tanpa menggunakan kacamata 3D.

Juru bicara dari pihak Vestel mengatakan bahwa TV 3D tersebut bakal mulai dipasarkan di Eropa mulai awal tahun 2011.

3D TV dengan lensa lenticular ini sudah tersedia, tapi hanya untuk jumlah yang sangat terbatas. Sebuah 3D TV yang berukuran 56 inci, yang sudah dikembangkan dan bekerjasama dengan Philips ini nantinya akan berharga sebesar Euro 40.000.

Menurut Maarteen Tobias, dirut dari Dimenco. 3D TV tanpa kacamata 3D ini akan diluncurkan sesegera mungkin. Karena Dimenco akan segera merilis 3D TV dengan layar monitor berukuran 52 inci dalam beberapa bulan ke depan.

Wah teknologi sepertinya semakin pesat saja. Lama-lama TV non 3D bakal seperti TV hitam putih yang sudah usang.

Monday, August 30, 2010

Buku dengan Teknologi 3D

Ilmuwan Korea Selatan mengembangkan teknologi 3D pada buku sehingga memungkinkan karakter yang berada di dalam buku melompat keluar dari halaman.

Popularitas 3D di dunia hiburan didorong oleh beberapa film yang beredar saat ini, di antaranya film besutan James Cameron "Avatar" dan "Alice in Wonderland" arahan Tim Burton.

Beberapa perusahaan juga menawarkan televisi 3D dan satu video game console 3D akan segera diluncurkan.

Peneliti di Gwangju Institute of Science and Technology, menggunakan teknologi 3D untuk menghidupkan dua buku anak-anak tentang dongeng rakyat Korea, lengkap dengan naga yang menggeliat dan para pahlawan melompat diatas gunung.

Gambar-gambar dalam buku memiliki pemicu animasi 3-D untuk pembaca yang menggunakan kaca mata khusus. Saat pembaca membalik dan menegakkan buku, animasi 3-D-nya juga bergerak.

Teknologi itu dapat digunakan untuk semua jenis buku dan nantinya digunakan untuk menampilkan gambar lewat smart phone atau di museum untuk meningkatkan pameran.

Buku dengan teknologi 3D tersebut masih dalam riset dan semoga saja cepat terealisasi.

Sumber: ANTARA News


Monday, July 26, 2010

Teknologi Super LCD

Teknologi Super LCD adalah teknologi untuk mempercantik tampilan layar ponsel. Inovasi ini dikembangkan oleh HTC untuk layar ponselnya.

Teknologi Super LCD ini membuat gambar di layar ponsel menjadi lebih indah. Sebab teknologi ini akan mengatur keselarasan warna secara alami serta menghadirkan contrast yang lebih jernih.

Selain itu yang tak kalah pentingnya adalah, mampu menghemat energi ketimbang versi sebelumnya. Penghematan yang bisa dilakukan kurang lebih bisa mencapai lima kali lipat.

Teknologi Super LCD ini rencananya akan mulai dilepas ke pasaran pada akhir 2010. Seri produk yang akan dipilih termasuk di antaranya HTC Desire dan Nexus One yang telah beredar sekarang, namun tentu saja Super LCD ini akan dibenamkan untuk varian terbaru kedua produk tersebut.

Semoga bermanfaat.
Dari: Berbagai Sumber